Tuesday, December 24, 2013

Cara Membuat Wallet Bitcoin/Litecoin

Dengan Bitcoin atau Litecoin Wallet, bisa membuat anda melakukan transaksi dengan pemilik wallet lainnya. Anda bisa mengirim atau menerima Bitcoin atau Lite coin. Seperti layaknya email, anda bisa mengaksesnya darimana saja, baik melalui PC, Laptop, Android Tablet, dll.

Untuk Memulainya sangat Mudah yang perlu anda lakukan adalah mendownload software wallet bitcoin dari:
  1. MultiBit
  2. Bitcoin-qt
  3. Armory
  4. Electrum
Untuk Aplikasi Android kami menyarankan menggunakan https://play.google.com/store/apps/details?id=de.schildbach.wallet
Sementara untuk Litecoin, menurut penulis masih merekomendasikan litecoin-qt

Setiap Wallet memiliki keunggulan dan Kelemahan masing-masing:
  1. Satoshi Client atau Bitcoin-Qt, memiliki verifikasi blockchain penuh tetapi membutuhkan sedikit sumber daya, dan menurut penulis mengaharuskan mendownload file yang lumayan besar.
  2. Electrum bisa dibilang sangat ringan tetapi tidak menguji hasil client-side-nya. untuk Electrum bisa menggambungkan dengan Blockchain.info, khusus yang memiliki space atau bandwidth yang kecil.
  3. Armory adalah yang paling canggih tetapi juga membutuhkan yang paling besar sumber daya untuk menjalankannya.
  4. Multibit ringan, melakukan beberapa (tetapi tidak semua) verifikasi sisi client tetapi tidak memiliki enkripsi.

Monday, December 23, 2013

FONTAS... dengan sekali Klik Mereka Mengubah Market Dunia

Fontas adalah satu atau sekelompok orang yang dapat mempengaruhi mata uang, komoditas, etf, saham dengan mekanisme PUMP and DUMP. PUMP itu akan menyebabkan harga naik sedangkan DUMP menyebabkan harga turun.
Masih ingatkan ketika George Soros melepas sepertiga portofolio emasnya menyebabkan harga emas jatuh ? Ya kurang lebih proses DUMP harga emas seperti itu. Harga Emas itu unik, di market ETF 800 Ton Troy Oz yang diperdagangkan dan hanya 1.5 % dari emas yang ada di dunia ( yang telah ditambang) namun perdagangan ETF inilah yang akan mentrig harga emas dunia.

Fontas lainnya adalah John Paulson, pemegang SPDR terbesar , SPDR adalah
bentuk ETF terbesar di dunia. Seorang John Paulson dengan enteng tinggal klik buy or sell maka dia bisa melakukan pump and dump harga emas. Padahal fakta di lapangan Cina dan India adalah konsumen emas dunia terbesar dunia dengan porsi mendekati 50 % jika digabung, akan tetapi soal harga mereka bukanlah FONTAS. Market Cina tepatnya di Shanghai dimana market emas berada, ketika harga emas turun mereka akan melakukan bargain hunting, membeli harga emas saat rendah, namun biasanya kenaikannya tidak begitu terlihat dalam interval harian, dibandingkan saat George Soros menjual sepertiga portofolio emasnya, menyebabkan harga emas jatuh signifikan.

Bisakah Indonesia menjadi Fontas ? Seharusnya Bisa!!!, Indonesia adalah pengekspor CPO (Crude Palm Oil) terbesar dunia, coba saja kurangi jumlah CPO yang diperdagangkan bisa jadi harga CPO naik drastis, ketika saat harga turun Indonesia memasang aksi beli, persis yang dilakukan JP Morgan dengan komoditas perak :-) . Tapi hal ini jangan dicontoh karena ini tipikal dari sistem kapitalisme yang akhirnya tidak menjadi manfaat bagi dunia. Bisa jadi kita kaya mendadak dengannya namun apa artinya kekayaan tanpa keadilan, seakan memakan daging saudaranya sendiri



sumber: FONTAS... dengan sekali Klik Mereka Mengubah Market Emas

Wednesday, December 18, 2013

Kemanakah Arah Emas di Tahun 2014?

Sebenarnya sudah banyak analisis mengenai harga emas di tahun 2014. Fund Hedge Manager seperti JP Morgan, Goldman Sachs,dan analisis dari bloomberg yang menyebutkan harga emas di tahun 2014 akan berkisar di angka 1200-1400. Sebagian menandai berakhirnya era Bullish sejak awal tahun 2000.

Emas identik dengan fungsinya alat pelindung nilai dari inflasi. Pertanyaannya secara global angka inflasi terutama di eropa dan amerika begitu rendah ( asumsinya di bawah 2 % per tahun) ,apakah emas melakukan fungsinya sebagai nilai lindung? Ini sebagian analisis menyatakan keterkaitan inflasi dengan harga emas. Sebagian menyebutkan di tahun 2008 ketika harga emas menembus 1900 USD/Oz adalah bubble /gelembung dalam market komoditas emas. Sebagian lagi ada yang menyatakan ini adalah efek dari Quantitative Easing sejak QE1 hingga QE3 ,dalam bahasa sederhana Amerika Serikat mencetak dollar sebanyak banyaknya. Namun yang menjadi pertanyaan banyak kalangan yang menyebutkan ketidakefektifan QE karena sebenarnya itu hanya kumpulan digit yang berada di komputer perbankan, dan QE hanya ditujukan untuk bailout perusahaan perusahaan yang tumbang pada krisis SubPrime Mortgage. Emas begitu perkasa ketika krisis dimulai dan ketika krisis mulai berakhir maka harga emas menurun.

Di atas adalah asumsi asumsi yang bisa saja keliru.Mengapa bisa keliru ? Karena ekonomi bergerak dinamis.Kita tidak akan menyangka bahwa Cina menjadi salah satu negara dengan PDB nomor dua di dunia mengalahkan jepang. Tahun 2025 disebutkan Cina akan mengalahkan Amerika dalam hal PDB. Begitu juga dengan emas,bisa jadi kita melihat harga emas saat ini begitu rendah dibanding tahun tahun ke depannya. Krisis krisis yang selalu ada dan berulang adalah ciri khas sistem ekonomi liberal kapitalis yang penuh dengan skema riba, judi, moneygame. Maka saya pribadi ke depannya harga emas akan naik dan naik. Tinggal bagaimana kita memandang emas apakah anda simpan terus didiamkan, simpan kemudian diproduktifkan atau dijual kemudian anda menyimpan dalam uang kertas. Saya pilih yang kedua simpan dan diproduktifkan.

sumber: http://dinarbandung.com/index.php/9-informasi-dinarbandung/474-kemanakah-arah-emas-di-tahun-2014
 

Bitcoin Berbahaya?

Saya jujur membuat dengan judul bahwa BITCOIN itu berbahaya bukan untuk menakuti tapi membedah bahayanya bitcoin menurut beberapa sumber ( pagi ini saya membaca berita di koran Pikiran Rakyat). Beritanya sih hampir sama dengan apa yang pernah dijelaskan di koran Kontan, namun saya lupa koran Kontan terbitan kapan. Yang menarik disini adalah pendapat dari salah satu dosen ITB mengenai bitcoin.


Menurut beliau BITCOIN harus diwaspadai karena beberapa hal ( sesuai yang tertulis)
  1. Bitcoin adalah mata uang digital, semestinya mata uang dikeluarkan dan dijaga peredarannya oleh institusi yang jelas, terpercaya dan bertanggung jawab. Disini BITCOIN tidak jelas siapa yang menerbitkan dan melakukan pengawasan.
  2. Kejalasan identitas penerbit alat pembayaran, menurut beliau BITCOIN dikeluarkan oleh Natoshi Sakamoto . Natoshi Sakamoto tidak jelas menurut beliau.
  3. Perubahan nilai tukarnya yang sangat fantastik. Beliau menyebutkan bahwa BITCOIN menjadi tidak realible sebagai alat tukar.
  4. Penerimaan secara luas ekstensi BITCOIN akan melemahkan kedaulatan ekonomi Indonesia.Beliau mencontoh sikap pemeritah Cina yang melarang perbankan mengakomodasi transaksi yang melibatkamn BITCOIN. Di kalimat tertentu menyebutkan bahwa BITCOIN berbahaya.
Ada baiknya saya menjelaskan mengapa saya menggunakan BITCOIN sehingga dapat menjawab asumsi asumsi di atas .
  1. Betul BITCOIN adalah mata uang digital, namun saya lebih senang menyebutnya komoditas digital, karena jika berbicara mata uang maka akan membuat berbagai pihak tidak suka bahkan resisten dengan yang namanya mata uang, contoh Bank Bank, bagaimana tidak? Sistem mata uang spt BITCOIN berupa cryptocurrency jika diadopsi maka akan mengancam yang namanya bank bank. Jika saya bankir saya akan setuju mencap bahwa BITCOIN jangan digunakan karena itu mengancam saya sebagai bankir, orang jadi tidak mau menyimpan uang di bank, karena mereka punya wallet sendiri. Mereka tidak akan menggunakan jasa transfer bank karena mereka dengan mudah memindahkan dana mereka dari wallet mereka ke wallet orang lain. Dan saya sebagai bankir tidak dapat seenaknya mencetak uang sedangkan BITCOIN jumlahnya terbatas dan tidak ada pihak yang seenaknya mencetak. Jelas ini membahayakan., kurang lebih begitu asumsinya :-)
  2. Saya heran mengapa Satoshi Nakamoto bisa berubah menjadi Natoshi Sakamoto, karena yang menemukannya adalah seorang anonim yang menggunakan nama Satoshi Nakamoto bukan Natoshi Sakamoto. Baiknya pihak pihak pembawa berita pun melakukan wawancara dengan pihak yang mendukung penggunaan BITCOIN. Mengenai tidak jelasnya, saya hanya bisa memberikan rekomendasi pembaca untuk mengetahui perkembangan BITCOIN dari awal hingga hari ini. Karena kalau berdasarkan asumsi TIDAK JELAS,maka hal itu akan rancu ketika pada saat ini BITCOIN telah ditopang oleh berbagai organisasi baik itu nirlaba, komersial, marketplace, IT developer, Mining Hardware dan lain sebagainya.
  3. Mengapa BITCOIN sangat volatil ? Ya, betul kemarin kemarin BITCOIN sangat volatil, apalagi saat senat di Amerika memperbolehkan BITCOIN , harga BITCOIN naik hingga 1200 USD . Namun ketika Pemerintah Cina melarang , harga BITCOIN turun hingga 550 USD dan sekarang stabil di angka 850 USD. BTC tidak realible sebagai mata uang? Bisa jadi kalau terlalu volatil BITCOIN belum cocok menjadi mata uang tetapi jika telah sampai kepada titik kesetimbangan dimana harga BITCOIN mulai stabil, apakah masih menutup diri menolaknya ? Sedangkan kita tau yang namanya mata uang kertas pun tidak lebih baik kondisinya ?
  4. Berita yang benar adalah ada benarnya Cina melarang institusi keuangan menggunakan BITCOIN dalam praktek finansial mereka, tapi pemerintah Cina tidak melarang person to person menggunakan BITCOIN. Yang ada market BITCOIN setengahnya terjadi di negara Cina. Apa yang bisa kita tangkap dari sikap pemerintah Cina yang tidak melarang penggunaan BITCOIN person to person ? Asumsi saya bahwa Cina masih memerlukan amunisi yang kuat dalam memenangkan War Currency. Sebelumnya Cina menjadi konsumen emas terbesar di dunia, pemegang obligasi Amerika Serikat terbesar, maka Cina pun punya senjata di cryptocurrency.
  5. Kesalahan Typo terulang, search engine di Cina bukan Daibu tetapi Baidu. Pelarangan Baidu karena disebabkan karena volatilitas BITCOIN. Namun di lain pihak banyak bertumbuhnya merchant yang menerima BITCOIN. Rencana Paypal mempertimbangkan BITCOIN sebagai pembayaran bisa menjadi referensi bahwa BITCOIN memiliki daya tarik.
Saya sering mengabaikan volatilitas BITCOIN karena secara fundamental saya tertarik dengan BITCOIN karena beberapa hal :
  1. Jumlahnya terbatas, idealnya yang namanya uang itu tidak dengan mudah dicetak sesuai dengan keinginan pihak tertentu. Yang mengenal sepak terjang The Fed bisa memahaminya.
  2. Tidak tersentralisasi ( peer to peer), transaksi yang tidak memerlukan pihak ketiga. Bagus kan kalau kita punya duit tinggal transfer ke orang lain dimana saja dan kapan saja sesuka hati. Yang mengenal bagaimana terbentuknya bank sentral tentu paham dengan kegundahan para bankir. Walaupun demikian, saat ini, Negara bisa memilih  untuk mengaturnya, contoh kasus China dan Denmark, China memili mengatur Pembelian bitcoin harus menggunakan bank nasional, dan tidak melalui pihak ketiga. Sedangkan Denmark memilih tidak mengatur sama-sekali.
Namun tetap dalam hal ini saya mewanti wanti bahwa BITCOIN adalah sarana/tools/alat dan bukan tujuan. Artinya dia dapat berguna sesuai dengan pemiliknya. Jika pemiliknya memiliki maksud jahat maka BITCOIN dapat digunakan sebagai alat berbuat tindak pidana sepeti money laundering, jual beli senjata dan narkoba.

Mengenai anonimnya BITCOIN saya pun tidak sepakat menjadikan alasan bahwa BITCOIN tidak bisa dilacak. Buktinya FBI bisa menindak SILK ROAD karena terlibat di money laundering, jual beli senjata dan narkoba dan jumlahnya sangat besar sekali. Jadi sarana atau alat apapun bisa dijadikan alat untuk melakukan tindakan kriminal, walau itu dalam bentuk transaksi BITCOIN.
Saran saya tetap bahwa dalam memandang BITCOIN kita harus mengenalnya, jikalau anda tidak setuju dengan BITCOIN maka itu hak anda, dan begitu juga yang setuju itu hak mereka. Tidak ada pihak yang mengencourage dan mendiscourage penggunaan BITCOIN. Karena bila sudah paham maka kita sudah paham untung dan ruginya. Saya sebagai penulis tetap akan menyimpulkan bahwa BITCOIN itu berbahaya, silahkan anda tafsirkan sendiri.

Sumber: Membedah Bahaya Bitcoin